Lotus Regency F-17

Jl. Ketintang Baru Selatan 1A Surabaya - 60235

+62 31 829 9052

Kontak Kami

Di Jepang, kimono sebenarnya merupakan hasil perkembangan perubahan busana asli Jepang pada masa lalu. Di masa Edo (1600-1868) ada pembatasan terhadap pemakaian kimono yang mewah coraknya yang biasanya dihiasi dengan benang-benang emas dan motif mewah. Oleh sebab itu, para saudagar kaya kemudian menyiasatinya dengan menggunakan corak yang tidak terkena larangan sehingga muncullah berbagai gaya kimono yang terus berkembang sampai sekarang.

Di Jepang, terdapat banyak jenis festival musim panas yang terkait dengan budaya dan adat tradisional, jumlahnya tidak terhitung. Di postingan kali ini, kami akan memperkenalkan beberapa festival besar dan terkenal untuk pariwisata Jepang.

Bagi teman-teman Jepang: Silahkan saling berbagi informasi kepada teman-teman Indonesia mengenai festival-festival lokal yang menarik dari daerah kalian.

Sebelum kita membahasa tentang apakah Omamori お守り (Jimat) Mini Geta itu?? Pertama-tama kita akan mengupas informasi tentang Geta (下駄) itu sendiri.

Geta (下駄) adalah alas kaki tradisional Jepang yang dibuat dari kayu. Pada bagian alas (dai) terdapat tiga buah lubang untuk memasukkan tali berlapis kain yang disebut hanao (鼻緒). Dua buah hak yang disebut ha ("gigi") terdapat di bagian bawah alas (sol). Geta dipakai di luar ruangan sewaktu mengenakan yukata atau kimono yang bukan kimono formal. Hak tinggi pada geta memudahkan pemakainya berjalan melewati jalan becek ketika hujan.

Uniknya Budaya Perayaan Tahun Baru di Jepang

お正月 ‘Oshougatsu’

Perayaan tahun baru di Jepang tidak hanya dilakukan dengan pesta-pesta, tetapi juga dengan melakukan kegiatan atau ritual-ritual yang bersifat religius sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa.

Kegiatan penyambutan tahun baru dimulai sejak dua minggu sebelum pergantian tahun:

大掃除 ‘Ousouji’ atau pembersihan, Pemasangan 飾り ‘Kazari’ atau hiasan, Mempersiapkan makanan khas tahun baru 御節料理 ‘Osechi Ryouri’ , Berkirim 年賀状 ‘Nengajou’ atau kartu ucapan tahun baru serta beberapa Ritual religius

Di kalangan masyarakat Jepang お正月 'Oshougatsu' lebih dikenal sebagai periode liburan tiga hari di awal tahun, yaitu tanggal 1, 2, dan 3 Januari.

Mengunjungi Orang Sakit dan Bunga dalam Pot

Saya memiliki teman dekat orang Jepang yang telah dirawat di rumah sakit. Saat mengunjungi di Rumah Sakit , saya bermaksud untuk membawakannya bunga. Tapi, ada yang bilang sebaiknya saya jangan membawakannya bunga yang ditanam di dalam pot. Mengapa demikian?

(Francois/ Prancis)

Sepertinya banyak orang Jepang yang menghindari memberikan bunga dalam pot kepada seseorang yang sedang dirawat di Rumah Sakit karena sakit atau terluka. Alasannya sederhana. Tumbuhan di dalam pot pasti memiliki akar,kan? Dengan singkat kata, tumbuhan tersebut mengambil akar. Kata kerja “mengambil akar 「根つく」 (netsuku)” adalah homonym dari kata “terbaring karena sakit 「寝つく」(netsuku).” Jadi, bunga dalam pot diartikan sebagai pertanda “ketidakberuntungan”.