A. Etika Sebelum Makan
Di Jepang, makan bukan hanya untuk memenuhi rasa lapar, tetapi juga sebagai cara menunjukkan rasa terima kasih dan menghormati. Sebelum memulai makan, orang Jepang biasanya mengucapkan 「いただきます」(itadakimasu). Ucapan tersebut secara langsung berarti “saya menerima dengan rendah hati,” tetapi artinya jauh lebih dalam. Kata tersebut adalah cara untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang turut serta dalam proses penyajian makanan, mulai dari petani dan nelayan yang menyediakan bahan dasar, orang yang memasak, hingga alam yang memberikan bahan-bahan makanan tersebut.
Secara umum, ucapan ini dilakukan dengan kedua tangan digenggam di depan dada dan sedikit merendahkan kepala sebagai bentuk penghormatan. Tradisi ini mencerminkan bahwa masyarakat Jepang sangat menghargai proses serta usaha yang dilakukan untuk mempersiapkan sebuah hidangan. Sikap ini juga mengajarkan bahwa makanan tidak datang dengan sendirinya, melainkan hasil dari usaha dan kerja keras banyak orang. Nilai ini mirip dengan kebiasaan berdoa sebelum makan yang ada di budaya Indonesia, yang sama-sama mengajarkan rasa syukur.
B. Etika Saat Makan Saat makan
Ada berbagai aturan sopan santun yang harus diperhatikan. Salah satu hal yang sangat penting adalah cara menggunaan sumpit. Di Jepang, menyodok sumpit secara tegak lurus di atas nasi dianggap tidak sopan karena bentuknya mirip dengan ritual persembahan yang dilakukan dalam upacara kematian. Memberi makanan dari sumpit ke sumpit tidak diperbolehkan karena berkaitan dengan tradisi pemindahan tulang dalam upacara kremasi. Selain itu, sumpit tidak boleh dipakai untuk menunjuk orang atau memainkan makanan.
Orang Jepang juga biasa mengangkat mangkuk nasi atau sup ke dekat mulut saat makan. Ini justru dianggap sopan karena menghindari makanan berceceran. Menyeruput mie dengan suara seperti menyeruput ramen tidak dianggap kasar, justru menunjukkan bahwa makanan itu dinikmati dengan tepat. Namun, berbicara terlalu keras, bermain ponsel, atau menunjukkan sikap tidak fokus saat makan bersama orang lain dianggap kurang sopan dan tidak menghargai waktu bersama.
C. Etika Setelah Makan
Setelah selesai makan, orang Jepang biasanya mengucapkan 「ごちそうさまでした」(gochisousama deshita) yang artinya “terima kasih atas hidangannya.” Ucapan ini merupakan cara untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada orang yang telah menyediakan makanan. Jika makan di restoran kecil, pelanggan biasanya menyampaikan ucapan terima kasih langsung kepada koki atau staf sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, peralatan makan biasanya diatur ulang ke posisi semula. Sumpit ditempatkan rapi di tempatnya, dan mangkuk dipindahkan ke posisi semula. Kebiasaan ini menunjukkan ketertiban dan sikap hormat kepada orang lain.
Melalui cara ini, masyarakat Jepang menunjukkan sikap sopan, rasa berterima kasih, serta menghargai proses dan kesempatan berkumpul bersama. Bagi siapa saja yang ingin belajar atau tinggal di Jepang, memahami aturan sopan santun dalam makan adalah hal yang penting agar bisa menghormati budaya di sana.vtika Makan di Jepang: Sebelum, Saat, dan Setelah.