{"id":870,"date":"2026-09-02T16:41:20","date_gmt":"2026-09-02T09:41:20","guid":{"rendered":"https:\/\/imccsub.com\/?p=870"},"modified":"2026-09-02T16:41:22","modified_gmt":"2026-09-02T09:41:22","slug":"bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/imccsub.com\/en\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/","title":{"rendered":"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sad\u014d, Ketika Secangkir Teh Memiliki Makna<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pernahkah kamu membayangkan bahwa secangkir teh bisa memiliki makna yang lebih dalam? Di Jepang, menikmati teh merupakan bagian dari tradisi <strong>Sad\u014d (<\/strong>\u8336\u9053<strong>) <\/strong>yang mengajarkan ketenangan, kesopanan, dan penghormatan kepada orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-sado\">Apa Itu Sad\u014d?<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Sad\u014d (<\/strong>\u8336\u9053<strong>) <\/strong>secara harfiah berarti \u201cjalan teh\u201d. Tradisi ini bukan sekadar menikmati teh, tetapi juga mencakup tata cara menyiapkan, menyajikan, dan menerima teh dengan penuh perhatian dan penghormatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya menggunakan matcha, Sad\u014d mengajarkan bahwa kegiatan sederhana pun dapat menjadi kesempatan untuk menghargai setiap momen dan orang di sekitar kita.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Singkat Tradisi Minum Teh di Jepang<\/h2>\n\n\n\n<p>Sejarah tradisi minum teh di Jepang dapat ditelusuri kembali ke abad ke-8, ketika teh pertama kali diperkenalkan dari Tiongkok. Awalnya, teh digunakan sebagai obat dan dinikmati oleh para biarawan Buddha.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, seiring berjalannya waktu, teh mulai digemari oleh kalangan aristokrat dan samurai. Upacara minum teh pun berkembang menjadi sebuah seni yang kompleks dan penuh makna.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada abad ke-16, master teh bernama Sen Rikyu (1522-1591) berperan penting dalam menyempurnakan tradisi chanoyu. Dia menekankan kesederhanaan, harmoni dengan alam, dan rasa hormat dalam setiap aspek upacara.<\/p>\n\n\n\n<p>Filosofi Sen Rikyu menjadi dasar tradisi minum teh di Jepang dan sudah berlangsung berabad-abad. Bahkan hingga saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Proses dan Etika dalam Sad\u014d<\/h2>\n\n\n\n<p>Prosesi Sad\u014d dilakukan dengan tenang dan penuh perhatian. Mulai dari menyiapkan peralatan, membuat matcha, hingga menyajikannya kepada tamu, setiap gerakan memiliki tata cara tersendiri. Tamu juga perlu memperhatikan etika, seperti duduk dengan sopan, menerima teh dengan baik, dan menghargai tuan rumah selama prosesi berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Filosofi dan Nilai Sad\u014d<\/h2>\n\n\n\n<p>Sad\u014d memiliki empat prinsip utama yang dikenal sebagai Wa, Kei, Sei, dan Jaku. <em>Wa <\/em>berarti harmoni, <em>Kei<\/em><em> <\/em>berarti rasa hormat, <em>Sei<\/em><em> <\/em>berarti kemurnian atau kebersihan, sedangkan <em>Jaku <\/em>berarti ketenangan. Keempat prinsip ini mencerminkan nilai kehidupan yang mengajarkan kita untuk hidup harmonis, menghargai orang lain, menjaga kebersihan, dan menemukan ketenangan dalam setiap momen.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sad\u014d dalam Jepang Modern<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun telah berkembang selama berabad-abad, Sad\u014d masih dilestarikan di Jepang hingga saat ini. Tradisi ini dapat dipelajari melalui sekolah, komunitas, maupun berbagai kegiatan budaya. Sad\u014d juga menjadi salah satu cara bagi wisatawan untuk mengenal budaya Jepang secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, Sad\u014d tetap relevan karena mengajarkan ketenangan, kesabaran, dan pentingnya menghargai setiap momen.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Closing<\/h2>\n\n\n\n<p>Sad\u014d membuktikan bahwa secangkir teh dapat memiliki makna yang jauh lebih dalam. Melalui harmoni, rasa hormat, kebersihan, dan ketenangan, tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari budaya Jepang, tetapi juga memberikan nilai kehidupan yang masih relevan hingga sekarang.<\/p>\n\n\n\n<p>Source <a href=\"https:\/\/www.ocbc.id\/id\/article\/2024\/07\/17\/tradisi-minum-teh-di-jepang\"><em>https:\/\/www.ocbc.id\/id\/article\/2024\/07\/17\/tradisi-minum-teh-di-jepang<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sad\u014d, Ketika Secangkir Teh Memiliki Makna Pernahkah kamu membayangkan bahwa secangkir teh bisa memiliki makna yang lebih dalam? Di Jepang,<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":871,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[72,80,74,73],"class_list":["post-870","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-culture","tag-budaya","tag-jepang","tag-lingkungan","tag-sosial"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v27.6) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d - I&#039;Mc Center Window of the World<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/imccsub.com\/en\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sad\u014d, Ketika Secangkir Teh Memiliki Makna Pernahkah kamu membayangkan bahwa secangkir teh bisa memiliki makna yang lebih dalam? Di Jepang,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/imccsub.com\/en\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"I&#039;Mc Center Window of the World\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/imccentersurabaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-02T09:41:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-02T09:41:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Sado.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"551\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@imccsub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@imccsub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3eb4167968e276abdb297ed3c21fa475\"},\"headline\":\"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d\",\"datePublished\":\"2026-09-02T09:41:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T09:41:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/\"},\"wordCount\":418,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Sado.jpg\",\"keywords\":[\"budaya\",\"Jepang\",\"lingkungan\",\"sosial\"],\"articleSection\":[\"Culture\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/\",\"name\":\"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d - I&#039;Mc Center Window of the World\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Sado.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-02T09:41:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T09:41:22+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Sado.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Sado.jpg\",\"width\":735,\"height\":551},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/culture\\\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/\",\"name\":\"I&#039;Mc Center Window of the World\",\"description\":\"Moto situs Anda bisa diletakkan di sini\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#organization\",\"name\":\"International Multicultural Center | Kursus Bahasa Jepang Surabaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/im-center-logo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/im-center-logo.jpg\",\"width\":566,\"height\":580,\"caption\":\"International Multicultural Center | Kursus Bahasa Jepang Surabaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/imccentersurabaya\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/imccsub\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3eb4167968e276abdb297ed3c21fa475\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d - I&#039;Mc Center Window of the World","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/imccsub.com\/en\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d","og_description":"Sad\u014d, Ketika Secangkir Teh Memiliki Makna Pernahkah kamu membayangkan bahwa secangkir teh bisa memiliki makna yang lebih dalam? Di Jepang,","og_url":"https:\/\/imccsub.com\/en\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/","og_site_name":"I&#039;Mc Center Window of the World","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/imccentersurabaya\/","article_published_time":"2026-09-02T09:41:20+00:00","article_modified_time":"2026-09-02T09:41:22+00:00","og_image":[{"width":735,"height":551,"url":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Sado.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@imccsub","twitter_site":"@imccsub","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#\/schema\/person\/3eb4167968e276abdb297ed3c21fa475"},"headline":"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d","datePublished":"2026-09-02T09:41:20+00:00","dateModified":"2026-09-02T09:41:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/"},"wordCount":418,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Sado.jpg","keywords":["budaya","Jepang","lingkungan","sosial"],"articleSection":["Culture"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/","url":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/","name":"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d - I&#039;Mc Center Window of the World","isPartOf":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Sado.jpg","datePublished":"2026-09-02T09:41:20+00:00","dateModified":"2026-09-02T09:41:22+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/#primaryimage","url":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Sado.jpg","contentUrl":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Sado.jpg","width":735,"height":551},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/imccsub.com\/culture\/bukan-sekadar-minum-teh-mengenal-filosofi-sado-di-jepang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/imccsub.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u201c Bukan Sekadar Minum Teh : Mengenal Filosofi Sad\u014d di Jepang \u201d"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#website","url":"https:\/\/imccsub.com\/","name":"I&#039;Mc Center Window of the World","description":"Moto situs Anda bisa diletakkan di sini","publisher":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/imccsub.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#organization","name":"International Multicultural Center | Kursus Bahasa Jepang Surabaya","url":"https:\/\/imccsub.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/im-center-logo.jpg","contentUrl":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/im-center-logo.jpg","width":566,"height":580,"caption":"International Multicultural Center | Kursus Bahasa Jepang Surabaya"},"image":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/imccentersurabaya\/","https:\/\/x.com\/imccsub"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#\/schema\/person\/3eb4167968e276abdb297ed3c21fa475","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/870","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=870"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/870\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":872,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/870\/revisions\/872"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/871"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=870"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=870"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=870"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}