{"id":917,"date":"2026-10-08T11:00:00","date_gmt":"2026-10-08T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/imccsub.com\/?p=917"},"modified":"2026-09-30T10:24:48","modified_gmt":"2026-09-30T03:24:48","slug":"mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/imccsub.com\/en\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/","title":{"rendered":"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067"},"content":{"rendered":"\n<p>Setelah mengenal fungsi dasar partikel dalam bahasa Jepang, saatnya memahami dua partikel yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari, yaitu \u306f (<em>wa<\/em>) dan \u304c (<em>ga<\/em>). Keduanya sama-sama berkaitan dengan subjek atau topik dalam kalimat, tetapi digunakan dalam situasi yang berbeda. Lantas, apa yang membedakan \u306f dan \u304c, dan kapan masing-masing partikel digunakan?<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Apa Itu Partikel dalam Bahasa Jepang?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bahasa Jepang, ada kata-kata kecil yang memiliki peran penting dalam membentuk sebuah kalimat. Kata-kata tersebut disebut partikel atau <em>joshi<\/em> (\u52a9\u8a5e). Partikel biasanya diletakkan setelah kata benda atau frasa untuk menunjukkan fungsi dan hubungan kata tersebut dengan bagian lain dalam kalimat.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dalam bahasa Indonesia kita mengenal kata depan seperti \u201cdi\u201d, \u201cke\u201d, atau \u201cdengan\u201d, partikel bahasa Jepang memiliki fungsi yang lebih beragam. Letaknya pun berbeda karena partikel umumnya berada setelah kata yang diterangkannya.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">1. \u308f\u305f\u3057\u306f\u5b66\u751f\u3067\u3059\u3002<\/p>\n\n\n\n<p><em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Watashi wa gakusei desu.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Saya adalah pelajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kalimat tersebut, \u306f (<em>wa<\/em>) diletakkan setelah \u308f\u305f\u3057 <em>(watashi<\/em>) dan berfungsi menandai bahwa \u201csaya\u201d merupakan topik yang sedang dibicarakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jangan hanya melihat partikel sebagai kata yang memiliki satu arti tertentu. Fungsi partikel bergantung pada hubungan kata dan konteks kalimat. Karena itu, memahami cara penggunaannya akan membantu membuat kalimat bahasa Jepang menjadi lebih tepat dan mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam artikel ini, kita akan mengenal lima partikel dasar yang sering digunakan dalam bahasa Jepang, yaitu \u306f, \u304c, \u3092, \u306b, dan \u3067, sekaligus melihat perbedaan fungsi dan contoh penggunaannya dalam kalimat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Partikel \u306f dan \u304c: Apa Bedanya?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Di antara berbagai partikel bahasa Jepang, \u306f (<em>wa<\/em>) dan \u304c (<em>ga<\/em>) menjadi dua partikel yang cukup sering membuat pemula bingung. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, terutama dalam menentukan fokus informasi yang disampaikan dalam sebuah kalimat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u306f (<em>wa<\/em>): Menunjukkan Topik Pembicaraan<\/p>\n\n\n\n<p>Partikel \u306f digunakan untuk menunjukkan topik atau hal yang sedang dibicarakan dalam sebuah kalimat. Meskipun ditulis \u306f, ketika digunakan sebagai partikel, cara bacanya adalah <em>wa<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">1. \u308f\u305f\u3057\u306f\u5b66\u751f\u3067\u3059\u3002<\/p>\n\n\n\n<p><em>Watashi wa gakusei desu.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Saya adalah pelajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kalimat tersebut, \u308f\u305f\u3057 (<em>watashi<\/em>) menjadi topik yang sedang dibicarakan. Informasi setelah \u306f kemudian memberikan keterangan mengenai topik tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u304c (<em>ga<\/em>): Menunjukkan Subjek atau Informasi yang Ditekankan<\/p>\n\n\n\n<p>Partikel \u304c digunakan untuk menandai subjek, terutama ketika ingin menunjukkan atau menekankan siapa atau apa yang melakukan atau mengalami sesuatu. \u304c juga dapat digunakan ketika informasi yang disampaikan merupakan informasi baru.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">2. \u3060\u308c\u304c\u6765\u307e\u3057\u305f\u304b\u3002<\/p>\n\n\n\n<p><em>Dare ga kimashita ka.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Siapa yang datang?<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kalimat tersebut, \u304c digunakan karena pertanyaan berfokus pada siapa yang melakukan tindakan datang.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, Apa Perbedaan \u306f dan \u304c?<\/p>\n\n\n\n<p>Perbedaan keduanya dapat lebih mudah dipahami dengan melihat fokus informasi dalam kalimat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan bahwa perbedaan \u306f dan \u304c tidak selalu dapat diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Indonesia. Penggunaannya sangat bergantung pada konteks dan fokus informasi yang ingin disampaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, daripada menghafalkan \u201c\u306f = ini\u201d dan \u201c\u304c = itu\u201d, lebih baik membiasakan diri melihat apa yang menjadi topik dan informasi mana yang sedang ditekankan dalam sebuah kalimat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><\/td><td>\u306f (<em>wa<\/em>)<\/td><td>\u304c (<em>ga<\/em>)<\/td><\/tr><tr><td>Fungsi utama<\/td><td>Menunjukkan topik pembicaraan<\/td><td>Menunjukkan subjek<\/td><\/tr><tr><td>Fokus<\/td><td>Hal yang sedang dibicarakan<\/td><td>Siapa atau apa yang melakukan atau mengalami sesuatu<\/td><\/tr><tr><td>Penggunaan umum<\/td><td>Memberikan informasi tentang suatu topik<\/td><td>Menunjukkan atau menekankan subjek tertentu<\/td><\/tr><tr><td>Contoh<\/td><td>\u308f\u305f\u3057\u306f\u5b66\u751f\u3067\u3059\u3002<\/td><td>\u7530\u4e2d\u3055\u3093\u304c\u6765\u307e\u3057\u305f\u3002<\/td><\/tr><tr><td>Makna Sederhana<\/td><td>\u201cKalau soal saya, saya adalah pelajar.\u201d<\/td><td>\u201cTanka yang datang.\u201d<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Partikel \u3092: Menunjukkan Objek dalam Kalimat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah memahami \u306f dan \u304c, sekarang kita beralih ke partikel yang digunakan untuk menunjukkan objek dari suatu tindakan, yaitu \u3092 (o). Partikel ini biasanya muncul sebelum kata kerja untuk menunjukkan sesuatu yang dikenai tindakan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u3092 (o): Menandai Objek yang Dikenai Tindakan<\/p>\n\n\n\n<p>Partikel \u3092 ditulis dengan hiragana \u3092, tetapi ketika digunakan dalam kalimat, pelafalannya adalah o. Fungsinya adalah menandai objek langsung dari kata kerja, seperti sesuatu yang dimakan, diminum, dibaca, ditulis, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">1. \u672c\u3092\u8aad\u307f\u307e\u3059\u3002<\/p>\n\n\n\n<p><em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Hon o yomimasu.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Membaca buku.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kalimat tersebut, \u672c (<em>hon<\/em>) adalah objek yang dikenai tindakan membaca, sehingga setelahnya digunakan partikel \u3092.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">2. \u6c34\u3092\u98f2\u307f\u307e\u3059\u3002<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<em>Mizu o nomimasu.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Minum air.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">3. \u624b\u7d19\u3092\u66f8\u304d\u307e\u3059\u3002<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<em>Tegami o kakimasu.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Menulis surat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari contoh tersebut, pola sederhananya dapat dipahami sebagai:<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">[Objek] + \u3092 + [Kata kerja]<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, ketika ingin menyatakan \u201cmelakukan suatu tindakan terhadap sesuatu\u201d, perhatikan apakah kata tersebut berperan sebagai objek dari kata kerja. Jika iya, salah satu penggunaan dasar yang perlu dipahami adalah partikel \u3092.<\/p>\n\n\n\n<p>Memahami pola ini akan membantu saat mulai membuat kalimat sederhana dalam bahasa Jepang. Namun, seperti partikel lainnya, \u3092 tidak cukup dipahami hanya dengan menghafalkan artinya. Biasakan melihat hubungan antara objek dan kata kerja dalam sebuah kalimat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Partikel \u306b: Menunjukkan Tujuan, Waktu, dan Target<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah memahami partikel \u3092 sebagai penanda objek, selanjutnya ada partikel \u306b (ni) yang memiliki beberapa fungsi dalam kalimat bahasa Jepang. Partikel ini tidak hanya digunakan untuk menunjukkan tempat tujuan, tetapi juga dapat menunjukkan waktu tertentu, target suatu tindakan, dan tempat keberadaan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Fungsi \u306b<\/td><td>Pola Sederhana<\/td><td>Contoh<\/td><\/tr><tr><td>Tempat tujuan<\/td><td>Tempat + \u306b + kata kerja perpindahan<\/td><td>\u5b66\u6821\u306b\u884c\u304d\u307e\u3059\u3002<em>Gakk\u014d ni ikimasu.<\/em><\/td><\/tr><tr><td>Waktu spesifik<\/td><td>Waktu + \u306b+ kata kerja<\/td><td>7\u6642\u306b\u8d77\u304d\u307e\u3059\u3002<em>Shichi-ji ni okimasu.<\/em><\/td><\/tr><tr><td>Target tindakan<\/td><td>Orang + \u306b + tindakan<\/td><td>\u53cb\u9054\u306b\u30d7\u30ec\u30bc\u30f3\u30c8\u3092\u3042\u3052\u307e\u3059\u3002<em>Tomodachi ni purezento o agemasu.<\/em><\/td><\/tr><tr><td>Tempat keberadaan<\/td><td>Tempat + \u306b +&nbsp; \u3042\u308a\u307e\u3059\uff0f\u3044\u307e\u3059<\/td><td>\u90e8\u5c4b\u306b\u732b\u304c\u3044\u307e\u3059\u3002<em>Heya ni neko ga imasu.<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Pada contoh pertama, \u306b menunjukkan tempat yang menjadi tujuan. Pada contoh kedua, \u306b digunakan setelah waktu yang spesifik. Sementara itu, pada contoh ketiga, \u306b menunjukkan pihak yang menjadi target atau penerima tindakan. Untuk contoh terakhir, \u306b menunjukkan tempat keberadaan seseorang atau sesuatu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jangan langsung mengartikan \u306b sebagai \u201c<em>di<\/em>\u201d atau \u201c<em>ke<\/em>\u201d. Perhatikan terlebih dahulu fungsi yang ditunjukkan dalam kalimat. Pemahaman ini juga akan membantu saat membedakan \u306b dengan \u3067, yang sama-sama dapat berkaitan dengan tempat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Partikel \u3067: Menunjukkan Tempat, Cara, dan Alat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika \u306b dapat digunakan untuk menunjukkan tujuan atau tempat keberadaan, partikel \u3067 (<em>de<\/em>) digunakan ketika ingin menunjukkan tempat berlangsungnya suatu kegiatan. Selain itu, \u3067 juga dapat menunjukkan alat atau sarana yang digunakan, cara melakukan sesuatu, serta sebab dalam konteks tertentu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Fungsi \u3067<\/td><td>Keterangan<\/td><td>Contoh<\/td><\/tr><tr><td>Tempat berlangsungnya aksi<\/td><td>Menunjukkan tempat suatu kegiatan dilakukan<\/td><td>\u5b66\u6821\u3067\u52c9\u5f37\u3057\u307e\u3059\u3002<em>Gakk\u014d de benky\u014d shimasu.<\/em>Belajar di sekolah.<\/td><\/tr><tr><td>Alat atau sarana<\/td><td>Menunjukkan alat atau sarana yang digunakan untuk melakukan sesuatu<\/td><td>\u30d0\u30b9\u3067\u884c\u304d\u307e\u3059\u3002<em>Basu de ikimasu.<\/em>Pergi dengan bus.<\/td><\/tr><tr><td>Cara<\/td><td>Menunjukkan bahasa atau cara yang digunakan dalam melakukan suatu tindakan<\/td><td>\u65e5\u672c\u8a9e\u3067\u8a71\u3057\u3066\u304f\u3060\u3055\u3044\u3002<em>Nihongo de hanashite kudasai.<\/em>Tolong berbicara dalam bahasa Jepang.<\/td><\/tr><tr><td>Sebab<\/td><td>Menunjukkan alasan atau penyebab terjadinya sesuatu dalam pola tertentu<\/td><td>\u75c5\u6c17\u3067\u4f11\u307f\u307e\u3059\u3002<em>By\u014dki de yasumimasu.<\/em>Beristirahat karena sakit.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu penggunaan yang paling penting untuk dipahami pemula adalah \u3067 sebagai penanda tempat berlangsungnya kegiatan. Misalnya, pada kalimat \u5b66\u6821\u3067\u52c9\u5f37\u3057\u307e\u3059 (<em>Gakk\u014d de benky\u014d shimasu<\/em>), sekolah merupakan tempat kegiatan belajar dilakukan, sehingga digunakan \u3067.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini berbeda dengan \u306b pada kalimat \u5b66\u6821\u306b\u884c\u304d\u307e\u3059 (<em>Gakk\u014d ini ikimasu<\/em>). Pada kalimat tersebut, sekolah merupakan tujuan dari kegiatan pergi, bukan tempat berlangsungnya kegiatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, saat menemukan \u3067, jangan langsung menerjemahkannya sebagai \u201cdi\u201d atau \u201cdengan\u201d. Perhatikan terlebih dahulu apa yang ditunjukkan oleh \u3067 dalam kalimat, apakah tempat berlangsungnya kegiatan, alat atau sarana, cara, maupun sebab.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>\u306b vs \u3067: Sama-Sama Menunjukkan Tempat, Apa Bedanya?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Partikel \u306b (<em>ni<\/em>) dan \u3067 (<em>de<\/em>) sama-sama dapat digunakan untuk menunjukkan tempat. Namun, keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Perbedaannya dapat dilihat dari hubungan tempat tersebut dengan kegiatan atau keadaan yang sedang dibicarakan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Partikel<\/td><td>Fungsi Tempat<\/td><td>Contoh<\/td><\/tr><tr><td>\u306b (<em>ni<\/em>)<\/td><td>Menunjukkan tempat tujuan atau tempat keberadaan<\/td><td>\u5b66\u6821\u306b\u884c\u304d\u307e\u3059\u3002<em>Gakk\u014d ni ikimasu.<\/em>Pergi ke sekolah.<\/td><\/tr><tr><td>\u3067 (<em>de<\/em>)<\/td><td>Menunjukkan tempat berlangsungnya suatu kegiatan<\/td><td>\u5b66\u6821\u3067\u52c9\u5f37\u3057\u307e\u3059\u3002<em>Gakk\u014d de benky\u014d shimasu.<\/em>Belajar di sekolah.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Jadi, bagaimana cara membedakannya?<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tempat tersebut menjadi tujuan atau tempat keberadaan, gunakan \u306b (<em>ni<\/em>). Sementara itu, jika suatu kegiatan berlangsung di tempat tersebut, gunakan \u3067 (<em>de<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">1. \u30ec\u30b9\u30c8\u30e9\u30f3\u306b\u884c\u304d\u307e\u3059\u3002<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<em>Resutoran ni ikimasu.<\/em> \u2192 Pergi ke restoran.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;\u306b menunjukkan tujuan.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-style:normal;font-weight:700\">2. \u30ec\u30b9\u30c8\u30e9\u30f3\u3067\u98df\u3079\u307e\u3059\u3002<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<em>Resutoran de tabemasu<\/em>. \u2192 Makan di restoran.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;\u3067 menunjukkan tempat berlangsungnya kegiatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami apakah tempat tersebut merupakan tujuan atau lokasi berlangsungnya kegiatan, penggunaan \u306b dan \u3067 akan lebih mudah dibedakan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah mengenal fungsi dasar partikel dalam bahasa Jepang, saatnya memahami dua partikel yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari, yaitu \u306f<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":918,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[105,58],"tags":[71,94,80],"class_list":["post-917","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education","category-literasi","tag-edukasi","tag-imccenter","tag-jepang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v27.6) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067 - I&#039;Mc Center Window of the World<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/imccsub.com\/en\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-\u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setelah mengenal fungsi dasar partikel dalam bahasa Jepang, saatnya memahami dua partikel yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari, yaitu \u306f\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/imccsub.com\/en\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-\u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"I&#039;Mc Center Window of the World\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/imccentersurabaya\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-08T04:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/image-2.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"896\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"598\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@imccsub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@imccsub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3eb4167968e276abdb297ed3c21fa475\"},\"headline\":\"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067\",\"datePublished\":\"2026-10-08T04:00:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/\"},\"wordCount\":1171,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/image-2.jpeg\",\"keywords\":[\"edukasi\",\"imccenter\",\"Jepang\"],\"articleSection\":[\"Education\",\"Literasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/\",\"name\":\"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067 - I&#039;Mc Center Window of the World\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/image-2.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-10-08T04:00:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/image-2.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/image-2.jpeg\",\"width\":896,\"height\":598},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/literasi\\\/education\\\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/\",\"name\":\"I&#039;Mc Center Window of the World\",\"description\":\"Moto situs Anda bisa diletakkan di sini\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#organization\",\"name\":\"International Multicultural Center | Kursus Bahasa Jepang Surabaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/im-center-logo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/im-center-logo.jpg\",\"width\":566,\"height\":580,\"caption\":\"International Multicultural Center | Kursus Bahasa Jepang Surabaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/imccentersurabaya\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/imccsub\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/imccsub.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3eb4167968e276abdb297ed3c21fa475\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067 - I&#039;Mc Center Window of the World","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/imccsub.com\/en\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-\u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067","og_description":"Setelah mengenal fungsi dasar partikel dalam bahasa Jepang, saatnya memahami dua partikel yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari, yaitu \u306f","og_url":"https:\/\/imccsub.com\/en\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-\u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067\/","og_site_name":"I&#039;Mc Center Window of the World","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/imccentersurabaya\/","article_published_time":"2026-10-08T04:00:00+00:00","og_image":[{"width":896,"height":598,"url":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/image-2.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@imccsub","twitter_site":"@imccsub","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#\/schema\/person\/3eb4167968e276abdb297ed3c21fa475"},"headline":"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067","datePublished":"2026-10-08T04:00:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/"},"wordCount":1171,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/image-2.jpeg","keywords":["edukasi","imccenter","Jepang"],"articleSection":["Education","Literasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/","url":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/","name":"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067 - I&#039;Mc Center Window of the World","isPartOf":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/image-2.jpeg","datePublished":"2026-10-08T04:00:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/#primaryimage","url":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/image-2.jpeg","contentUrl":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/image-2.jpeg","width":896,"height":598},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/imccsub.com\/literasi\/education\/mengenal-partikel-bahasa-jepang-%e3%81%af%e3%80%81%e3%81%8c%e3%80%81%e3%82%92%e3%80%81%e3%81%ab%e3%80%81%e3%81%a7\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/imccsub.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Partikel Bahasa Jepang \u306f\u3001\u304c\u3001\u3092\u3001\u306b\u3001\u3067"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#website","url":"https:\/\/imccsub.com\/","name":"I&#039;Mc Center Window of the World","description":"Moto situs Anda bisa diletakkan di sini","publisher":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/imccsub.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#organization","name":"International Multicultural Center | Kursus Bahasa Jepang Surabaya","url":"https:\/\/imccsub.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/im-center-logo.jpg","contentUrl":"https:\/\/imccsub.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/im-center-logo.jpg","width":566,"height":580,"caption":"International Multicultural Center | Kursus Bahasa Jepang Surabaya"},"image":{"@id":"https:\/\/imccsub.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/imccentersurabaya\/","https:\/\/x.com\/imccsub"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/imccsub.com\/#\/schema\/person\/3eb4167968e276abdb297ed3c21fa475","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b550f0cfd95aad0d3f8c8484e92d57fcea35eeeda9e261628389368d9146ad2?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/917","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=917"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/917\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":919,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/917\/revisions\/919"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/imccsub.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}