Artikel
Mengenal Partikel Bahasa Jepang は、が、を、に、で
Setelah mengenal fungsi dasar partikel dalam bahasa Jepang, saatnya memahami dua partikel yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari, yaitu は (wa) dan が (ga). Keduanya sama-sama berkaitan dengan subjek atau topik dalam kalimat, tetapi digunakan dalam situasi yang berbeda. Lantas, apa yang membedakan は dan が, dan kapan masing-masing partikel digunakan?
Apa Itu Partikel dalam Bahasa Jepang?
Dalam bahasa Jepang, ada kata-kata kecil yang memiliki peran penting dalam membentuk sebuah kalimat. Kata-kata tersebut disebut partikel atau joshi (助詞). Partikel biasanya diletakkan setelah kata benda atau frasa untuk menunjukkan fungsi dan hubungan kata tersebut dengan bagian lain dalam kalimat.
Jika dalam bahasa Indonesia kita mengenal kata depan seperti “di”, “ke”, atau “dengan”, partikel bahasa Jepang memiliki fungsi yang lebih beragam. Letaknya pun berbeda karena partikel umumnya berada setelah kata yang diterangkannya.
1. わたしは学生です。
Watashi wa gakusei desu.
Saya adalah pelajar.
Pada kalimat tersebut, は (wa) diletakkan setelah わたし (watashi) dan berfungsi menandai bahwa “saya” merupakan topik yang sedang dibicarakan.
Jadi, jangan hanya melihat partikel sebagai kata yang memiliki satu arti tertentu. Fungsi partikel bergantung pada hubungan kata dan konteks kalimat. Karena itu, memahami cara penggunaannya akan membantu membuat kalimat bahasa Jepang menjadi lebih tepat dan mudah dipahami.
Dalam artikel ini, kita akan mengenal lima partikel dasar yang sering digunakan dalam bahasa Jepang, yaitu は, が, を, に, dan で, sekaligus melihat perbedaan fungsi dan contoh penggunaannya dalam kalimat.
Partikel は dan が: Apa Bedanya?
Di antara berbagai partikel bahasa Jepang, は (wa) dan が (ga) menjadi dua partikel yang cukup sering membuat pemula bingung. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, terutama dalam menentukan fokus informasi yang disampaikan dalam sebuah kalimat.
は (wa): Menunjukkan Topik Pembicaraan
Partikel は digunakan untuk menunjukkan topik atau hal yang sedang dibicarakan dalam sebuah kalimat. Meskipun ditulis は, ketika digunakan sebagai partikel, cara bacanya adalah wa.
1. わたしは学生です。
Watashi wa gakusei desu.
Saya adalah pelajar.
Pada kalimat tersebut, わたし (watashi) menjadi topik yang sedang dibicarakan. Informasi setelah は kemudian memberikan keterangan mengenai topik tersebut.
が (ga): Menunjukkan Subjek atau Informasi yang Ditekankan
Partikel が digunakan untuk menandai subjek, terutama ketika ingin menunjukkan atau menekankan siapa atau apa yang melakukan atau mengalami sesuatu. が juga dapat digunakan ketika informasi yang disampaikan merupakan informasi baru.
2. だれが来ましたか。
Dare ga kimashita ka.
Siapa yang datang?
Dalam kalimat tersebut, が digunakan karena pertanyaan berfokus pada siapa yang melakukan tindakan datang.
Lalu, Apa Perbedaan は dan が?
Perbedaan keduanya dapat lebih mudah dipahami dengan melihat fokus informasi dalam kalimat.
Perhatikan bahwa perbedaan は dan が tidak selalu dapat diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Indonesia. Penggunaannya sangat bergantung pada konteks dan fokus informasi yang ingin disampaikan.
Karena itu, daripada menghafalkan “は = ini” dan “が = itu”, lebih baik membiasakan diri melihat apa yang menjadi topik dan informasi mana yang sedang ditekankan dalam sebuah kalimat.
| は (wa) | が (ga) | |
| Fungsi utama | Menunjukkan topik pembicaraan | Menunjukkan subjek |
| Fokus | Hal yang sedang dibicarakan | Siapa atau apa yang melakukan atau mengalami sesuatu |
| Penggunaan umum | Memberikan informasi tentang suatu topik | Menunjukkan atau menekankan subjek tertentu |
| Contoh | わたしは学生です。 | 田中さんが来ました。 |
| Makna Sederhana | “Kalau soal saya, saya adalah pelajar.” | “Tanka yang datang.” |
Partikel を: Menunjukkan Objek dalam Kalimat
Setelah memahami は dan が, sekarang kita beralih ke partikel yang digunakan untuk menunjukkan objek dari suatu tindakan, yaitu を (o). Partikel ini biasanya muncul sebelum kata kerja untuk menunjukkan sesuatu yang dikenai tindakan tersebut.
を (o): Menandai Objek yang Dikenai Tindakan
Partikel を ditulis dengan hiragana を, tetapi ketika digunakan dalam kalimat, pelafalannya adalah o. Fungsinya adalah menandai objek langsung dari kata kerja, seperti sesuatu yang dimakan, diminum, dibaca, ditulis, dan sebagainya.
1. 本を読みます。
Hon o yomimasu.
Membaca buku.
Pada kalimat tersebut, 本 (hon) adalah objek yang dikenai tindakan membaca, sehingga setelahnya digunakan partikel を.
2. 水を飲みます。
Mizu o nomimasu.
Minum air.
3. 手紙を書きます。
Tegami o kakimasu.
Menulis surat.
Dari contoh tersebut, pola sederhananya dapat dipahami sebagai:
[Objek] + を + [Kata kerja]
Jadi, ketika ingin menyatakan “melakukan suatu tindakan terhadap sesuatu”, perhatikan apakah kata tersebut berperan sebagai objek dari kata kerja. Jika iya, salah satu penggunaan dasar yang perlu dipahami adalah partikel を.
Memahami pola ini akan membantu saat mulai membuat kalimat sederhana dalam bahasa Jepang. Namun, seperti partikel lainnya, を tidak cukup dipahami hanya dengan menghafalkan artinya. Biasakan melihat hubungan antara objek dan kata kerja dalam sebuah kalimat.
Partikel に: Menunjukkan Tujuan, Waktu, dan Target
Setelah memahami partikel を sebagai penanda objek, selanjutnya ada partikel に (ni) yang memiliki beberapa fungsi dalam kalimat bahasa Jepang. Partikel ini tidak hanya digunakan untuk menunjukkan tempat tujuan, tetapi juga dapat menunjukkan waktu tertentu, target suatu tindakan, dan tempat keberadaan.
| Fungsi に | Pola Sederhana | Contoh |
| Tempat tujuan | Tempat + に + kata kerja perpindahan | 学校に行きます。Gakkō ni ikimasu. |
| Waktu spesifik | Waktu + に+ kata kerja | 7時に起きます。Shichi-ji ni okimasu. |
| Target tindakan | Orang + に + tindakan | 友達にプレゼントをあげます。Tomodachi ni purezento o agemasu. |
| Tempat keberadaan | Tempat + に + あります/います | 部屋に猫がいます。Heya ni neko ga imasu. |
Pada contoh pertama, に menunjukkan tempat yang menjadi tujuan. Pada contoh kedua, に digunakan setelah waktu yang spesifik. Sementara itu, pada contoh ketiga, に menunjukkan pihak yang menjadi target atau penerima tindakan. Untuk contoh terakhir, に menunjukkan tempat keberadaan seseorang atau sesuatu.
Jadi, jangan langsung mengartikan に sebagai “di” atau “ke”. Perhatikan terlebih dahulu fungsi yang ditunjukkan dalam kalimat. Pemahaman ini juga akan membantu saat membedakan に dengan で, yang sama-sama dapat berkaitan dengan tempat.
Partikel で: Menunjukkan Tempat, Cara, dan Alat
Jika に dapat digunakan untuk menunjukkan tujuan atau tempat keberadaan, partikel で (de) digunakan ketika ingin menunjukkan tempat berlangsungnya suatu kegiatan. Selain itu, で juga dapat menunjukkan alat atau sarana yang digunakan, cara melakukan sesuatu, serta sebab dalam konteks tertentu.
| Fungsi で | Keterangan | Contoh |
| Tempat berlangsungnya aksi | Menunjukkan tempat suatu kegiatan dilakukan | 学校で勉強します。Gakkō de benkyō shimasu.Belajar di sekolah. |
| Alat atau sarana | Menunjukkan alat atau sarana yang digunakan untuk melakukan sesuatu | バスで行きます。Basu de ikimasu.Pergi dengan bus. |
| Cara | Menunjukkan bahasa atau cara yang digunakan dalam melakukan suatu tindakan | 日本語で話してください。Nihongo de hanashite kudasai.Tolong berbicara dalam bahasa Jepang. |
| Sebab | Menunjukkan alasan atau penyebab terjadinya sesuatu dalam pola tertentu | 病気で休みます。Byōki de yasumimasu.Beristirahat karena sakit. |
Salah satu penggunaan yang paling penting untuk dipahami pemula adalah で sebagai penanda tempat berlangsungnya kegiatan. Misalnya, pada kalimat 学校で勉強します (Gakkō de benkyō shimasu), sekolah merupakan tempat kegiatan belajar dilakukan, sehingga digunakan で.
Hal ini berbeda dengan に pada kalimat 学校に行きます (Gakkō ini ikimasu). Pada kalimat tersebut, sekolah merupakan tujuan dari kegiatan pergi, bukan tempat berlangsungnya kegiatan.
Jadi, saat menemukan で, jangan langsung menerjemahkannya sebagai “di” atau “dengan”. Perhatikan terlebih dahulu apa yang ditunjukkan oleh で dalam kalimat, apakah tempat berlangsungnya kegiatan, alat atau sarana, cara, maupun sebab.
に vs で: Sama-Sama Menunjukkan Tempat, Apa Bedanya?
Partikel に (ni) dan で (de) sama-sama dapat digunakan untuk menunjukkan tempat. Namun, keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Perbedaannya dapat dilihat dari hubungan tempat tersebut dengan kegiatan atau keadaan yang sedang dibicarakan.
| Partikel | Fungsi Tempat | Contoh |
| に (ni) | Menunjukkan tempat tujuan atau tempat keberadaan | 学校に行きます。Gakkō ni ikimasu.Pergi ke sekolah. |
| で (de) | Menunjukkan tempat berlangsungnya suatu kegiatan | 学校で勉強します。Gakkō de benkyō shimasu.Belajar di sekolah. |
Jadi, bagaimana cara membedakannya?
Jika tempat tersebut menjadi tujuan atau tempat keberadaan, gunakan に (ni). Sementara itu, jika suatu kegiatan berlangsung di tempat tersebut, gunakan で (de).
1. レストランに行きます。
Resutoran ni ikimasu. → Pergi ke restoran.
に menunjukkan tujuan.
2. レストランで食べます。
Resutoran de tabemasu. → Makan di restoran.
で menunjukkan tempat berlangsungnya kegiatan.
Dengan memahami apakah tempat tersebut merupakan tujuan atau lokasi berlangsungnya kegiatan, penggunaan に dan で akan lebih mudah dibedakan.