Artikel
6 Gaya Hidup Orang Jepang Untuk Meningkatkan Kondisi Finansial
Pernahkah memperhatikan gaya hidup orang Jepang melalui serial televisi atau anime? Anda akan melihat bahwa mayoritas orang Jepang sering menerapkan gaya hidup hemat. Hal ini biasanya diturunkan dari ibu rumah tangga.
Sebagian besar kehidupan rumah tangga di Jepang merupakan keluarga kelas menengah. Biasanya sang ibu rumah tangga yang mengatur seluruh manajemen keuangan keluarga, sedangkan sang ayah merupakan pekerja kantoran dengan gaji seadanya yang hanya mampu menutupi biaya hidup seadanya dengan tabungan minim.
Beberapa tips hemat untuk meniru gaya hidup orang Jepang.
1. Gunakan Teknik Kakeibo
Teknik kakeibo merupakan teknik perencanaan keuangan personal dari Jepang. Di dalam teknik ini, Anda akan belajar cara mengalokasikan kebutuhan keuangan Anda dengan benar. Kunci menjalankan teknik ini adalah:
· Mengetahui berapa banyak jumlah uang yang Anda miliki
· Menetapkan target jumlah yang ingin Anda tabung
· Menetapkan berapa banyak alokasi pengeluaran untuk setiap aktivitas / kegiatan
· Berdasarkan kegiatan keuangan setiap bulan yang telah dilakukan, hal apa yang dapat Anda lakukan untuk semakin menambah pemasukan atau mengurangi pengeluaran
2. Ijinkan Keluarga Melakukan Part-Time
Anggota keluarga di Jepang, terutama anak berusia sekolah menengah atas atau kuliah, sering melakukan kegiatan paruh waktu untuk membantu meringankan biaya hidup mereka. Anda juga dapat melakukan hal yang sama pada anggota keluarga. Tentunya Anda juga dapat melakukannya sendiri untuk menambah penghasilan bulanan, misalnya dengan menjadi freelancer.
3. Simpan Kembalian Receh
Uang receh tetaplah memiliki nilai. Bila Anda memiliki 100 buah keping koin dengan nilai Rp500, maka Anda memiliki uang sejumlah Rp50 ribu. Jangan menyepelekan kembalian uang receh. Simpanlah koin receh hasil kembalian untuk digunakan kembali di transaksi lain.
4. Selalu Bandingkan Alternatif
Terapkan kebiasaan membandingkan sesuatu sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian. Perbedaan sebesar beberapa ribu rupiah akan menjadi besar bila transaksi pembelian tersebut Anda lakukan secara rutin.
5. Beli Barang Saat Diskon
Belanja saat sedang diskon atau promo cashback merupakan aktivitas yang umum dilakukan di Jepang. Anda dapat menerapkannya di sini dengan mempelajari pola pemberian diskon dan promo di berbagai toko favorit tempat Anda berbelanja.
6. Pisahkan Uang Tunai dengan Amplop
Satu hal unik yang bisa ditiru adalah memisahkan uang belanja bulanan dengan amplop. Setiap amplop ditujukan untuk pengeluaran tertentu, misalnya kebutuhan belanja makanan, belanja kebutuhan rumah tangga, dan sebagainya. Penggunaan amplop ini secara tidak langsung dapat membuat Anda berusaha untuk tidak melakukan pengeluaran melebihi jumlah uang di dalam tiap amplop.