Culture, Education

Keigo dalam Dunia Kerja Jepang: Ungkapan Sopan yang Perlu Kamu Ketahui

Dalam lingkungan kerja Jepang, cara berkomunikasi tidak hanya berkaitan dengan apa yang disampaikan, tetapi juga bagaimana menyampaikannya. Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah keigo (敬語) atau bahasa hormat. Keigo digunakan untuk menunjukkan rasa hormat, kesopanan, dan sikap profesional ketika berkomunikasi dengan orang lain.

Bagi kamu yang ingin bekerja di perusahaan Jepang atau berkomunikasi dengan orang Jepang dalam lingkungan profesional, memahami dasar-dasar keigo dapat membantu menciptakan komunikasi yang lebih baik. Namun, keigo tidak harus langsung dikuasai sekaligus. Memahaminya secara bertahap melalui ungkapan yang sering digunakan dapat menjadi langkah awal yang tepat.

Apa itu Keigo? 

Keigo (敬語) adalah sistem bahasa kehormatan dalam bahasa Jepang yang mengekspresikan rasa hormat, kerendahan hati, dan kesopanan melalui pilihan kata dan struktur tata bahasa tertentu. Menggunakan keigo yang tepat menunjukkan kompetensi profesional dan kesadaran budaya dalam lingkungan bisnis Jepang.

Jenis-jenis Keigo yang perlu Diketahui

Jenis Contoh KeigoArti
Sonkeigo (Bentuk Hormat) 先生がいらっしゃいます。Sensei ga irasshaimasu.Guru datang / ada.
Kenjōgo (Bentuk Rendah Hati)私が伺います。Watashi ga ukagaimasu.Saya akan datang / berkunjung.
Teineigo (Bentuk Sopan)これは本です。Kore wa hon desu.Ini adalah buku.

Penjelasan Singkat:

  1. Sonkeigo (尊敬語): 

Sonkeigo digunakan untuk menunjukkan rasa hormat dengan meninggikan tindakan atau keadaan orang yang dihormati. Bentuk ini biasanya digunakan ketika membicarakan atasan, pelanggan, klien, atau orang lain yang memiliki posisi untuk dihormati. Sonkeigo = Menghormati orang lain.

  1. Kenjōgo (謙譲語):

Berbeda dengan sonkeigo, kenjōgo digunakan untuk merendahkan tindakan diri sendiri atau kelompok sendiri sebagai bentuk penghormatan kepada lawan bicara atau orang yang dibicarakan. Kenjōgo = Merendahkan diri sendiri.

  1. Teineigo (丁寧語):

Teineigo merupakan bentuk bahasa sopan yang paling umum digunakan dalam percakapan. Bentuk ini biasanya ditandai dengan penggunaan です (desu) dan ます (masu). Teineigo dapat digunakan dalam berbagai situasi, termasuk ketika berbicara dengan orang yang belum terlalu akrab atau dalam situasi yang membutuhkan bahasa yang sopan. Teineigo = Membuat ucapan menjadi sopan.

Kesalahan dalam penggunaan Keigo

Belajar keigo membutuhkan latihan karena beberapa bentuknya berbeda dari bahasa Jepang sehari-hari. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah mencampurkan beberapa bentuk keigo dalam satu kalimat atau menggunakan bentuk yang tidak sesuai dengan lawan bicara.

Selain itu, jangan hanya menghafalkan perubahan kata tanpa memahami situasinya. Mengetahui siapa yang melakukan tindakan, kepada siapa kita berbicara, dan dalam situasi apa percakapan berlangsung dapat membantu menentukan bentuk keigo yang tepat.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Keigo

Terdapat 3 hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan Keigo:

  1. Siapa lawan bicara?

Rekan kerja, Atasan, Pelanggan, atau Orang lain?

  1. Siapa yang melakukan tindakan?

Diri sendiri atau orang yang dihormati?

  1. Apa situasinya?

Percakapan biasa, meeting, pelayanan pelanggan, atau komunikasi formal?

Tips belajar Keigo untuk Pemula

Keigo memang membutuhkan waktu untuk dikuasai, tetapi pembelajar dapat memulainya secara bertahap. Fokuslah terlebih dahulu pada ungkapan yang sering muncul dalam aktivitas kerja, kemudian pahami situasi penggunaannya.

Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Mulai dari ungkapan yang sering digunakan.

Hafalkan frasa seperti お疲れ様です, よろしくお願いいたします, dan 承知しました.

  1. Pahami fungsi setiap jenis keigo.

Bedakan sonkeigo, kenjōgo, dan teineigo sebelum mempelajari bentuk yang lebih kompleks.

  1. Berlatih melalui percakapan.

Buat simulasi situasi seperti berbicara dengan atasan, menerima instruksi, melayani pelanggan, atau mengikuti meeting.

  1. Perhatikan contoh dari penutur asli.

Mendengarkan percakapan bahasa Jepang dapat membantu memahami penggunaan keigo dalam situasi yang sebenarnya.

  1. Gunakan buku pembelajaran sebagai panduan.

Materi yang tersusun secara bertahap dapat membantu mempelajari kosakata, tata bahasa, dan ungkapan keigo dengan lebih terarah.


Conclusion

Keigo merupakan bagian penting dalam komunikasi bahasa Jepang, terutama di lingkungan kerja. Memahami perbedaan sonkeigo, kenjōgo, dan teineigo dapat membantu pembelajar memilih bentuk bahasa yang sesuai dengan lawan bicara dan situasi.

Keigo memang membutuhkan proses dan latihan, sehingga tidak perlu langsung menguasai semua bentuknya. Mulailah dengan mempelajari ungkapan yang sering digunakan, memahami situasi penggunaannya, dan berlatih melalui percakapan sehari-hari. Dengan belajar secara bertahap dan konsisten, penggunaan keigo dapat menjadi lebih mudah dan meningkatkan kepercayaan diri saat berkomunikasi di lingkungan kerja Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *