Artikel
Bukan Asli Jepang, Tapi Kok Bisa Jadi Makanan Favorit?
Kalau ngomongin makanan Jepang, kebanyakan orang langsung kepikiran sushi, ramen, atau tempura. Tapi faktanya, ada satu makanan yang justru dimakan hampir setiap hari oleh banyak orang Jepang: curry rice (kari Jepang).
Yang menarik, makanan ini sebenarnya bukan asli Jepang. Lho, kok bisa?
Awalnya, kari berasal dari India. Lalu menyebar ke Inggris saat masa kolonial, dan dari sanalah akhirnya masuk ke Jepang pada era Meiji—masa ketika Jepang sedang gencar-gencarnya belajar budaya Barat. Tapi kari yang masuk ke Jepang bukan versi India yang penuh rempah kuat. Melainkan versi Inggris, yang sudah dimodifikasi dengan tambahan tepung dan mentega untuk menghasilkan tekstur yang lebih kental dan creamy.
Dari sinilah perjalanan “kari ala Jepang” dimulai.
Salah satu faktor penting yang bikin kari jadi populer ternyata datang dari dunia militer, khususnya Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Dulu, para pelaut Jepang sering mengalami penyakit bernama Beri-beri karena terlalu sering makan nasi putih tanpa nutrisi seimbang. Untuk mengatasi masalah ini, dokter angkatan laut mulai merekomendasikan kari—karena di dalamnya ada daging dan sayuran yang kaya gizi. Hasilnya? Jumlah penderita beri-beri menurun drastis. Sejak saat itu, kari jadi menu rutin di kapal. Bahkan sampai sekarang, tradisi itu masih berlanjut di Pasukan Bela Diri Maritim Jepang, yang terkenal dengan kebiasaan makan kari setiap hari Jumat.
Lalu bagaimana kari bisa menyebar ke seluruh Jepang?
Sederhana: para anggota angkatan laut yang pulang ke rumah mulai memasak kari untuk keluarga mereka. Dari situ, resepnya menyebar luas dan makin populer di masyarakat.
Tentu saja, Jepang nggak cuma “menyalin” begitu saja. Mereka menyesuaikan rasa kari agar lebih cocok dengan lidah lokal—misalnya dengan menambahkan apel atau madu, sehingga rasanya jadi lebih manis, lembut, dan ramah untuk semua usia. Hasil akhirnya adalah sesuatu yang benar-benar berbeda dari kari India maupun Inggris: kari Jepang yang khas.
Sekarang, curry rice bukan cuma makanan biasa. Ia sudah jadi bagian dari keseharian—mulai dari masakan rumahan, kantin sekolah, sampai restoran. Dari makanan asing yang datang lewat jalur panjang, kari akhirnya menemukan “rumah baru” di Jepang. Dan mungkin itu yang bikin makanan ini terasa spesial—bukan cuma soal rasa, tapi juga cerita di baliknya.