Perayaan Tahun Baru selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang di dunia. Biasanya, setiap negara memiliki tradisi khusus yang dilakukan untuk merayakan Tahun Baru. Tak terkecuali di Jepang.
Tahun Baru di Jepang disebut Oshōgatsu (お正月). Perayaan ini merupakan momen yang sangat penting bagi Masyarakat Jepang. Pada saat ini, keluarga biasanya berkumpul dan saling mendoakan kebaikan untuk tahun yang baru.
Berbeda dengan negara lain yang dimana pada saat tahun baru identik dengan perayaan atau pesta kembang api,namun di Jepang lebih mengutamakan doa untuk kebaikan di tahun yang baru ini.
Sebelum Tahun Baru, orang Jepang melakukan Ōsōji, yaitu tradisi membersihkan rumah dan lingkungan sekitar. Tradisi ini bertujuan untuk menghilangkan hal-hal buruk dari tahun sebelumnya untuk membuang kesialan tahun lama dan menyambut keberuntungan baru di tahun baru dengan hati yang bersih.
Pada tanggal 1 Januari, masyarakat Jepang belajar untuk menghargai waktu, membersihkan diri secara lahir dan batin, serta memulai tahun baru dengan semangat yang positif.
Beberapa tradisi khas yang dilakukan orang Jepang saat menyambut Tahun Baru :
Membunyikan Lonceng Kuil
Kebiasaan pada malam Tahun Baru, Masyarakat Jepang mendengarkan Joya no Kane, yaitu bunyi lonceng kuil yang dibunyikan sebanyak 108 kali. Bunyi lonceng ini melambangkan penghapusan sifat buruk manusia. Angka 108 mewakili jumlah manusia yang menurut kepercayaan Budha berkaitan dengan rasa penderitaan.
Menyantap Mie Soba Akhir Tahun
Mereka juga menyantap Toshikoshi Soba akhir tahun, hidangan mie yang disantap ini bersama kuah kaldu panas saat malam Tahun Baru. Mie ini Adalah makanan sederhana yang biasanya dinikmati bersama keluarga atau teman. Mie Panjang yang menjadi symbol umur Panjang dan harapan hidup yang lebih baik.
Menyiapkan Makanan Tahun Baru
Dalam Bahasa Jepang, makanan Tahun Baru dikenal dengan istilah osechi ryori. Beragam hidangan disajikan dalam kotak khusus yang disebut jubako dengan tujuan mengundang keberuntungan, kemakmuran, serta Kesehatan yang baik di Tahun Baru.
Dulunya, tradisi osechi ryori memerlukan perencanaan dan persiapan yang matang. Namun, untungnya, saat ini orang-orang Jepang bisa membeli osechi yang sudah siap saji di supermarket atau restoran.
Mengunjungi Kuil
Pada awal Tahun Baru, banyak orang Jepang melakukan hatsumode, yaitu kunjungan pertama ke kuil Buddha atau kuil Shinto untuk berdoa, menyampaikan permohonan, mengungkapkan rasa terima kasih, dan mendapatkan keselamatan serta keberuntungan di tahun yang baru.
Menunggu Matahari Pertama di Tahun Baru Terbit
Kebiasaan orang Jepang saat menyambut Tahun Baru berikutnya adalah berkumpul di puncak gunung, observatorium, pantai, atau di mana pun dengan pemandangan alam yang indah untuk menunggu matahari pertama di Tahun Baru terbit.
Kebiasaan ini dikenal dengan istilah hatsuhinode. Ketika matahari pertama tersebut terbit, orang-orang akan berdoa memohon keberuntungan dan kebahagiaan di Tahun Baru ini.
Sumber: Tiara A.